G E O F O R C E

Mohon Tunggu ...

Tentang Kami

Geoforce Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang geosintetik sebagai material perkuatan tanah dengan produk utama segmental retaining wall, earthwork, geosynthetic dan soil improvement

Konsultasi Proyek

Info Kontak

Berita Terupdate

Pada tanggal 25-26 Januari 2023 yang lalu PT Geoforce Indonesia telah berhasil melaksanakan MEETING EVALUASI KINERJA TAHUN 2022 DAN RENCANA KERJA TAHUN 2023. Meeting ini ditujukan untuk semua Divisi yang ada di PT Geoforce Indonesia. 

Nimas Puteri selaku pembawa acara membuka acara Meeting ini beserta para karyawan lainnya dengan penuh semangat, ceria, dan antusias. Meeting ini diawali dengan pemberian kata sambutan dari Bp Puji Widodo selaku  Komisaris Utama dan Bp Dandung Sri Harninto selaku Direktur Utama dari PT Geoforce Indonesia. Materi yang disampaikan dari masing – masing divisi meliputi pencapaian kinerja di tahun 2022 dan  Rencana Kerja di tahun 2023. Di sesi ini masing – masing Divisi menampilkan aktivitas – aktivitas apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana performa dari aktivitas tersebut untuk perusahaan. 

Acara ini rutin dilaksanakan setahun sekali di PT Geoforce Indonesia, adapun tujuan diadakannya Evaluasi kerja ini adalah untuk memperbaiki kekurangan dan kendala yang dihadapi oleh masing – masing Divisi dan Untuk menuju pencapaian target perusahaan yang lebih baik di Tahun yang akan datang.  Didalam acara ini  juga di isi dengan beberapa permainan menarik yang mengasah kekompakan karyawan dan pengetahuan megenai produk – produk yang ada di PT Geoforce Indonesia. 

Mari kita menuju 2023 untuk menjadi yang lebih baik GEOFORCE INDONESIA SIAP, MAJU, JAYA!

Selengkapnya

“Kita tentunya dapat mewujudkan Konstruksi Hijau (Green Construction) dengan meminimalkan jejak karbon konstruksi”, demikian yang disampaikan oleh Direktur Sales, Marketing & Engineering PT. Geoforce Indonesia bapak Abdul Aziz Avicenna M.T., sebagai narasumber dalam acara Talkshow Claproyex dan Expo 6 dengan tema “Menilik Pembangunan Infrastruktur Kawasan Industri Hijau Penyokong Masa Depan Indonesia” Minggu, 11 September 2022. Acara yang diselenggarakan oleh Clapeyron Media Majalah Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Gajah Mada ini bertujuan agar masyarakat Indonesia dapat memperkaya pengetahuan mengenai pentingnya pembangunan infrastruktur dan kawasan hijau yang berorientasi pada Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kesempatannya, bapak Aziz menjelaskan mengenai beberapa cara untuk dapat mewujudkan Konstruksi Hijau (Green Construction) dengan meminimalkan jejak karbon konstruksi. Diantaranya yaitu, memaksimalkan penggunaan produk lokal sehingga dapat meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Mengurangi produksi sampah dengan cara memaksimalkan penggunaan material yang dapat didaur ulang (Recycle Materials) serta berupaya meminimalisir penggunaan besi dan beton dan menggantinya dengan menggunakan Sistem Teknologi Geosintetik.

Salah satu Sistem Teknologi Geosintetik yang dapat diterapkan sebagai solusi alternatif Konstruksi Hijau yaitu Facing Green dengan menggunakan Geoframe. Geoframe merupakan Inovasi Konstruksi Dinding Penahan Tanah dari lapisan tanah timbunan yang dipadatkan dengan sistem perkuatan Geogrid. Geogrid didesain dengan durabilitas yang tinggi sehingga tahan terhadap bakteri organik dan keasaman tanah timbunan. Facing Geoframe terbuat dari frame besi galvanis yang nantinya dapat ditanami dengan tanaman hijau merambat sehingga terlihat lebih rapi, indah dan ramah lingkungan tentunya hal ini mendukung penerapan konsep Green Construction. Penggunaan sistem Geoframe juga memiliki keunggulan lainya, diantaranya adalah proses pemasangan cepat, harga sangat kompetitif, dan produk yang sangat fleksibel.-

Selengkapnya

Pada Sabtu, 20 Agustus 2022 bapak Dandung Sri Harninto, ST., MT., IPU., selaku direktur utama PT. Geoforce Indonesia berkesempatan langsung untuk menjadi salah satu pemateri pada kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Islam Riau dengan tema Peran Magister Teknik Sipil (Geotek dan Jalan Raya) dalam Pembangunan Infrastruktur. 

Dalam kesempatannya, bapak Dandung menjelaskan beberapa pembahasan penting diantaranya seputar Alternatif Konstruksi Dinding Penahan Tanah dan Perbaikan Slope Menggunakan Teknologi Geosintetik serta pembahasan mengenai Prefabricated Vertical Drain (PVD), Prefabricated Horizontal Drain (PHD), Double Vacuum System, dan Monitoring Instrumentasi Geoteknik. Penggunaan PVD bertujuan untuk mepercepat pengeluaran air pori sehingga proses konsolidasi tanah terjadi lebih cepat. Kirteria tanah yang dimaksud merupakan tanah lempung lunak, daya dukung rendah, dan compressible (mampu mampat). PVD berfungsi untuk mempersingkat jarak tempuh air pada pori-pori tanah, karena air akan mengalir lebih cepat secara lateral ke saluran terdekat. Hal tersebut dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk membuat tanah padat.

Selanjutnya, tersedia dua alternatif pada Inovasi Dinding Penahan Tanah dengan Teknologi Geosintetik yaitu Facing Beton Geoforce Segmental Retaining Wall (GSRW) dan Facing Green dengan menggunakan Geoframe. Sistem GSRW dapat digunakan pada oprit flyover dan dinilai lebih efektif, efisien dan ekonomis karena menggunakan panel beton yang relatif tipis dan struktur yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan metode konvensional. Disamping itu, Facing Green atau sistem Geoframe juga dapat menjadi alternatif stabilisasi timbunan tinggi yang sangat aman apabila didesain sesuai standar. Facing Geoframe terbuat dari frame besi galvanis yang nantinya dapat ditanami dengan tanaman merambat sehingga terlihat lebih rapi, indah dan ramah lingkungan. Penggunaan sistem Geoframe juga memiliki keunggulan lainya, diantaranya adalah proses pemasangan cepat, harga sangat kompetitif, dan produk sangat fleksibel.-

Selengkapnya

Selasa, 19 April 2022, PT. Geoforce Indonesia menyelenggarakan acara Tasyakuran dan Buka Bersama dalam rangka memperingati hari jadi perusahaan yang ke-16 tahun. Berbeda dengan dua tahun sebelumnya meskipun masih di tengah pandemi yang telah hampir usai, acara ulang tahun PT Geoforce Indonesia kali ini dilaksanakan di Masjid Barakatul Huffadz Workshop PT. Geoforce Indonesia dengan mengundang seluruh keluarga besar PT. Geoforce Indonesia mulai dari jajaran direksi, karyawan, serta para ustadz dan santriwan Pesantren Tahfizh Al-Qur’an IQRO Bekasi. 

Bapak Puji Widodo selaku Komisaris Utama pada sambutannya menyampaikan bahwa sepatutnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini kita dapat memaksimalkan ibadah di samping pekerjaan kita, terutama di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Harapannya dengan bermuhasabah diri, dan meningkatkan ibadah dengan sebaik-baiknya, maka meningkat pula seluruh aspek kehidupan kita. Mulai dari aspek pribadi, keluarga, serta kinerja para karyawan untuk bersama-sama membangun Geoforce Indonesia menjadi lebih sukses, maju, berkah, dan berjaya.

Bapak Dandung Sri Harninto (Direktur Utama) menambahkan dalam sambutan selanjutnya bahwa hal yang terpenting adalah senantiasa berikhtiar, berdoa dan bersyukur. “Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua dan tentunya anugerah serta rahmat dari Allah SWT, PT. Geoforce Indonesia sudah berdiri selama 16 tahun dan terus bertumbuh meskipun mengalami pasang dan surut terutama selama menghadapi pandemi ini bersama-sama” ujarnya. Bapak Dandung juga berharap, PT. Geoforce Indonesia dapat membawa berkah dan manfaat untuk karyawan serta keluarganya, terus berkreasi dan berinovasi mengembangkan geosintetik, juga semakin kompak dengan kapasitas yang semakin baik.

Selain menggelar acara Tasyakuran dan Buka Bersama, PT Geoforce Indonesia juga mengadakan “Video Competition” yaitu agenda perlombaan pembuatan video kreativitas yang diikuti oleh para karyawan PT. Geoforce Indonesia dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan HUT PT Geoforce Indonesia ke-16. Agenda ini disambut dengan penuh antusias oleh para karyawan PT. Geoforce Indonesia. Terdapat 7 kelompok yang terdiri 3-5 orang karyawan yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan video ini dan menghasilkan konten-konten video yang sangat kreatif, unik, keren dan menarik. Pemenangnya diumumkan bersamaan dengan acara Tayakuran dan Buka Bersama sehingga acara HUT PT. Geoforce Indonesia pun semakin meriah. Acara diakhiri dengan potong tumpeng dan doa sebagai simbolik ugkapan rasa syukur, kerukunan, dan kebersamaan. Selamat Hari Ulang Tahun PT. Geoforce Indonesia yang ke-16. GEOFORCE INDONESIA SIAP, MAJU, JAYA!

 

Selengkapnya

PT Geoforce Indonesia telah berkesempatan menjadi narasumber dalam acara Seminar Regional yang diselenggarakan oleh Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) Komisariat Daerah Kalimantan Selatan secara daring pada Rabu, 16 Februari 2022. Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) merupakan organisasi perkumpulan segenap ahli geoteknik di Indonesia serta anggota dari International Society for Soil Mechanics and Geotechnical Engineering (ISSMGE) di Indonesia. HATTI didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan keahlian Geoteknik, meningkatkan mutu, kesejahteraan, persatuan dan kesatuan segenap ahli geoteknik di Indonesia serta turut dalam Pembangunan Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Seminar Regional yang mengangkat tema “Potensi Kegagalan Bangunan dan Kelongsoran Lereng di Kalimantan selatan” ini turut dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah yaitu Kepala BPBD Kota Banjarmasin Fahruaji, S. Sos. MA, dan Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Riny Subantari, M.T. Dihadiri pula oleh beberapa tokoh HATTI sebagai narasumber lainnya yaitu Dr. Yusti Yudiawati, S.T., M.T (Ketua HATTI Kalimantan Selatan), Dr. Aksan Kawanda, M.T (HATTI Pusat), Ir. H. Rustam Effendi, M.A.Sc., Ph.D., Ir. H. Akhmad Marzuki, M.T., serta Dr. Ing. Ir. Yulian F. Arifin, M.T., IPM., ASEAN Eng.

Pada seminar kali ini, PT Geoforce Indonesia yang diwakili oleh Dandung Sri Harninto, S.T., M.T., selaku Direktur Utama dan Nadya Ayu Anindita, S.T., (Geotechnical Engineer) membawakan presentasi mengenai Studi Kasus Perbaikan Tanah Dasar Timbunan Geoframe dengan Sistem Piled Embankment. Sebagai pengantar materi bapak Dandung memperkenalkan terkait macam-macam pelayanan perbaikan dan perkuatan tanah yang ditawarkan oleh PT Geoforce Indonesia dengan menggunakan teknologi geosintetik. 

Selanjutnya, ibu Dita memaparkan tentang Pekerjaan Geoframe Port B di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan sebagai Studi Kasus Perbaikan Tanah Dasar Timbunan dengan Sistem Piled Embankment. Secara lebih mendetail, ibu Dita menjelaskan materi studi kasus tersebut mulai dari bagaimana sejarah timbunannya, problem stabilitas yang terjadi pada struktur timbunan, bagaimana solusi perbaikannya, analisis perbaikan yang telah dilakukan, prosedur metode konstruksi piled embankment, serta menampilkan bagaimana kondisi lapangan setelah dilakukan perbaikan. Sistem Geoframe setinggi 8 meter yang diperkuat tanah dasarnya dengan motode Piled Embankment dapat menahan beban truk double vesser yang bermuatan hingga 210 ton dan tetap aman hingga saat ini. Oleh karena itu, Sistem Piled Embankment dapat menjadi solusi perbaikan tanah dasar timbunan yang cepat, efisien dan tentunya aman.-

 

Selengkapnya

Beberapa waktu  lalu  PT Geoforce Indonesia kembali dipercaya untuk turut berkontribusi dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan XXVI Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia Tahun 2022 yang berlokasi di Hotel Bidakara Jakarta Selatan. PT Geoforce Indonesia menjadi salah satu partisipasi Sponsor GOLD di dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan XXVI Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia Tahun 2022

Maksud diadakannya Pertemuan Ilmiah Tahunan XXVI Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia Tahun 2022 adalah sebagai tempat komunikasi dan tukar menukar informasi bagi para professional  yang  bergerak dalam bidang konstruksi geoteknik, khususnya pengembangan bidang geoteknik dalam pembangunan infrastruktur Indonesia 

Acara ini bertemakan Geotechnical Engineering To Support Sustainable Infrastructure Development From Theory to Practice. Isi dalam acara ini  terdiri dari : Seminar  / Pertemuan Ilmiah Tahunan ke XXVI, Kongres HATTI (Rapat Anggota / Pegurus Daerah), Pameran produk terkait jasa konstruksi  dan Diskusi. Kalangan yang hadir dalam PERTEMUAN ILMIAH TAHUNAN – HATTI XXVI Tahun 2022 meliputi : praktisi, pakar, dosen, peneliti, konsultan, kontraktor,  mahasiswa, instansi pemerintah / swasta dan lain lain kurang lebih dari 500 peserta. 

PT Geoforce Indonesia juga membuka Stand dalam acara ini, Di dalam Stand PT Geoforce Indonesia para pengunjung dapat melihat Mockup dari beberapa produk dari PT Geoforce Indonesia dan juga dapat menikmati Video 360 dari beberapa Proyek PT Geoforce Indonesia seperti GSRW di Kadusirung, Geoframe di  Hotel MNC Lido – Sukabumi dan  GBRW di Tol Depok Antasari (DESARI) 

Pada Sesi Technical Session PT Geoforce Indoenesia bapak Dandung Sri Harninto selaku Direktur Utama PT Geoforce Indonesia memberikan penjelasan mengenai Introduction of Individual / Direct Vacuum Preloading for Consolidation Acceleration. Penjelasan Bapak Dandung dalam sesi presentasi ini meliputi  Konsolidasi Vakum, Investigasi Tanah, Data Perhitungan dan Penyelesaian dan Data Instrumentasi Geoteknik 

 Tujuan yang ingin di capai pada Pertemuan Ilmiah Tahunan XXVI Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia Tahun 2022 ini adalah dapat memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menambah pengetahuan tentang perkembangan ilmu dan teknologi baru di bidang teknik sipil pada umumnya dan geoteknik pada khususnya.

Selengkapnya

Beberapa waktu lalu PT Geoforce Indonesia telah berhasil menerima kunjungan dari Mahasiswa dan Bapak/ Ibu Dosen Teknik Sipil Universitas Tadulako. Agenda Kunjungan Kuliah Lapangan ini  merupakan bagian dari mata kuliah Pelaksanaan Konstruski. Agenda kunjungan kuliah lapangan ini  di laksanakan 2 hari pada tanggl  18 dan 19 November 2022. 

Pada hari pertama Para Mahasiswa dan Bapak/ Ibu Dosen mengunjungi Proyek Geoframe Podomoro Golf View Cimanggis,  di lokasi  ini Para Mahasiswa dan Bapak/ Ibu Dosen disambut oleh Direktur HRD & GA  PT. Geoforce Indonesia, yaitu bapak Eko Agung Baskoro. Di proyek Geoframe Podomoro Golf View Cimanggis Team Engineering PT Geoforce Indonesia menjelaskan dengan mendetail mengenai proses pekerjaan pemasangan Geoframe di proyek tersebut. Diantaranya, mulai dari prosedur tahap awal yaitu pekerjaan persiapan seperti pembuatan direksi kit, pembukaan lahan dengan alat berat, proses fabrikasi sesuai dengan gambar dari tim engineer yang tentunya sudah final di lapangan, dan pelaksanaan Stake Out atau Join Survey dengan pihak Main Contractor untuk menentukan Mutual Check (MC0) batas-batas area pekerjaan Geoframe, elevasi, serta menampilkan sekilas tahap konstruksinya. Adapun keunggulan-keunggulan menggunakan sistem Geoframe tak luput dari pemaparan Team Engineering

Pada hari kedua Para Mahasiswa dan Bapak/ Ibu Dosen mengunjungi Proyek PVD dan Geomembrane Podomoro Park Bandung. di lokasi ini  Para Mahasiswa dan Bapak/ Ibu Dosen disambut oleh Direktur Utama  PT. Geoforce Indonesia, yaitu bapak Dandung Sri Harninto. Di proyek PVD dan Geomembrane Podomoro Park Bandung Team Engineering PT Geoforce Indonesia juga menjelaskan dengan mendetail mengenai proses pekerjaan pemasangan PVD dan Geomembrane di proyek tersebut.

Di dua lokasi ini Team Engineering PT Geoforce Indonesia juga memaparkan tentang berbagai poin penting dan tantangan yang memungkinkan terjadi di lapangan serta bagaimana cara menanganinya. “PT Geoforce Indonesia tidak hanya menjual, menyuplai suatu produk geosintetik beserta pekerjaan perbaikan tanahnya tetapi kami turut berupaya memberikan konsultasi dan solusi terkait hal-hal yang dibutuhkan client, seperti bagaimana permasalahan tanahnya? Apa metode yang tepat untuk permasalahan tanah tersebut? dsb.” jelasnya.

Tujuan diadakannya Kunjungan Kuliah Lapangan ini  selain untuk menambah ilmu juga wawasan, para Mahasiswa diajak untuk berpikir kreatif, memiliki pengalaman baru, serta dapat melihat dan mengetahui permasalahan di lapangan secara langsung.

Selengkapnya

Geoforce Segmental Retaining Wall (GSRW) sebagai salah satu alternatif untuk konstruksi dinding penahan tanah pada oprit flyover ini merupakan kombinasi dari aspek teknis (engineering), ekonomi dan seni. Demikian yang dikatakan oleh Direktur Utama PT. Geoforce Indonesia Ir. Dandung Sri Harninto, M.T., sebagai narasumber dalam acara Kuliah Tamu “Metode Konstruksi Perkuatan Tanah” yang diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui zoom meeting, Sabtu 7 November 2020. Kuliah tamu ini dihadiri oleh mahasiswa program studi Teknik Sipil serta Prof Agus Setyo Muntohar selaku dosen pengampu mata kuliah Geoteknik.

Selanjutnya, Bapak Dandung menjelaskan keunggulan menggunakan GSRW diantaranya engineer geotek tidak perlu memasang pondasi yang terlalu panjang dan dalam seperti yang diterapkan pada sistem konvensional. Beban timbunan tidak diberatkan di satu titik tumpuan, melainkan disebarkan sehingga beban timbunan cukup merata. Oleh karena itu, penggunaan GSRW dinilai jauh lebih efektif, efisien dan ekonomis karena menggunakan panel yang relatif tipis dan struktur yang lebih ringan. 

Pada kuliah tamu kali ini, beliau juga memaparkan kepada mahasiswa bahwa seorang engineer geotek tidak cukup dengan hanya memahami ilmu geoteknik secara teori, tetapi bagaimana seorang engineer geotek mampu membuat suatu sistem atau metode untuk mengatasi berbagai tantangan yang ditemukan saat proses pekerjaan GSRW. Seperti halnya aktivitas sosial di lokasi pekerjaan sangat tinggi, lahan yang sempit dan sibuk, jadwal pekerjaan ketat, tanah timbunan yang tersedia non-granular, dan percepatan gempa tinggi. Engineer geotek juga diharapkan mampu memahami berbagai jenis kondisi tanah dengan segala karakteristiknya sehingga mampu berpikir kreatif dan inovatif memberikan solusi sistem geoteknik yang sesuai dengan kondisi tanah. Karena kondisi tanah di masing-masing daerah di Indonesia sangat spesifik perbedaannya.

Sebelum kuliah tamu ditutup, moderator berkesempatan membuka sesi tanya jawab antara mahasiswa UMY dengan bapak Dandung dan semua pertanyaan dikupas cukup mendalam oleh bapak Dandung selaku narasumber. Kuliah tamu ditutup dengan closing remark singkat yang disampaikan oleh Prof Agus Setyo Muntohar, beliau berharap para mahasiswa program studi Teknik Sipil UMY mampu memahami filosofi desai konstruksi secara manual sehaingga bisa menumbuhkan engineering feeling. Prof Agus juga beharap kuliah tamu seperti ini dapat berlanjut di lain waktu untuk menyiapkan para insinyur muda sebagai generasi pembangun bangsa.

Selengkapnya