G E O F O R C E

Mohon Tunggu ...

Tentang Kami

Geoforce Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang geosintetik sebagai material perkuatan tanah dengan produk utama segmental retaining wall, earthwork, geosynthetic dan soil improvement

Konsultasi Proyek

Info Kontak

Berita Terupdate

WEBINAR : TECHNOLOGY AND SYSTEM BRIEFING

Jum’at 27 Agustus 2021, PT Geoforce Indonesia berkesempatan untuk membagikan ilmu tentang penguatan tanah dalam acara yang bertajuk “sharing knowledge” dengan tema “Technology & System Briefing”. Dalam kesempatan ini, PT Geoforce Indonesia yang diwakili oleh bapak Jaja Subagja menyampaikan materi tentang “Teknologi Dinding Penahan Tanah”.

Di awal pemaparan materi, bapak Jaja yang merupakan Sales Manager dari PT Geoforce Indonesia, menjelaskan tentang pengertian Dinding Penahan Tanah (DPT) yang merupakan konstruksi yang didesain untuk menahan tekanan aktif lateral tanah agar lereng menjadi stabil. Kemudian beliau memberi contoh penerapan Dinding Penahan Tanah seperti konstruksi batu kali, konstruksi beton bertulang, konstruksi sheet pile beton, sheet pile baja, dan masih banyak lagi penerapan konstruksi dinding penahan tanah.

Bapak Jaja juga menjelaskan mengenai Geoframe yang merupakan salah satu penerapan metode DPT dan menjadi salah satu produk unggulan dari PT Geoforce Indonesia. Geoframe sendiri adalah suatu sistem konstruksi DPT, yang menggunakan material Geogrid untuk penguatannya, Frame besi dan Geotekstile non Woven pada bagian fasat (dinding muka) serta mengandalkan kepadatan tanah pada bagian belakangnya.

Geoframe menjadi produk yang paling diminati di Geoforce karena memiliki beberapa keunggulan yang ditawarkan. Metode konstruksi Geoframe ini juga pernah diterapkan pada proyek Grand Central Bogor. Keunggulan yang ditawarkan oleh Geoforce pada proyek tersebut adalah harganya yang cukup terjangkau dengan kualitas yang bisa diandalkan. Kemudian Geoforce juga menjamin kualitas produk dengan melakukan monitoring setelah selesainya pekerjaan untuk memastikan kestabilan tanah serta memberi garansi Engineering selama 25 tahun. Selain itu, durasi pengerjaannya pun relatif singkat, hanya memerlukan waktu 2 bulan untuk menyelesaikan pekerjaan Geoframe. 

Beberapa proyek yang telah menggunakan metode konstruksi Geoframe di antaranya yaitu Proyek Klaster Argopuro dan Klaster Rinjani Bogor, Proyek Perumahan Balikpapan, Proyek Tol Balikpapan-Samarinda, Proyek Mess PLTU Batang, Proyek Rest Area Tol Semarang-Solo KM 456, Proyek Makam Raja Imogiri, dan tentunya masih banyak lagi proyek lainnya.