WEBINAR INFRASTRUCTURE CONNECT!: Aplikasi Teknologi Digital dalam Pembangunan Infrasturktur Ibu Kota Negara Baru yang Berkelanjutan.
PT Geoforce Indonesia kembali dipercaya untuk turut berkontribusi dalam acara Webinar Infrastructure Connect! Digital Series sebagai salah satu narasumber terpilih yaitu bapak Dandung Sri Harninto selaku Wakil Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) sekaligus Direktur Utama PT Geoforce Indonesia, Senin 8 November 2021. Infrastructure Connect! Digital Series merupakan salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Infrastructure Week yang berisi kegiatan pameran dan konferensi tahunan dengan tuan rumah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menggunakan inisiatif digital di tengah pandemi Covid-19. Webinar yang mengusung tema “Aplikasi Teknologi Digital dalam Pembangunan Infrasturktur Ibu Kota Negara Baru yang Berkelanjutan” ini turut diramaikan oleh beberapa narasumber lainnya yaitu bapak Imam S Ernawi (Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR), bapak Insannul Kamil (WKU PUPR dan Infrasrtuktur KADIN Indonesia), ibu Amy Rachmadhani (Manager BIM Pengembangan PT Hutama Karya (Persero)), bapak Albert Wijaya (Business Development Manager RIB Software SE), serta bapak Syarif Burhannudin (Lembaga Pembangunan Jasa Konstruksi Kementerian PUPR) sebagai moderator.
Pada sesi presentasi pertama bapak Imam S Ernawi memaparkan tentang Visioning of New Capital City (NCC), Urban Development Protocols serta Concepts for the “NCC’s Sustainable +”. Visi Ibukota Negara sebagai Representasi Kemajuan Bangsa ada 3 yaitu Menjamin Keberlanjutan Sosial, Ekonomi dan Lingkungan (SUSTAINABILITY), Mencerminkan Identitas Bangsa (IDENTITY), dan Mewujudkan Kota yang Cerdas, Modern, dan Berstandar Internasional (SMART-MODERN). Di sesi kedua bapak Insannul Kamil menjelaskan terkait Peluang Kolaborasi dalam Mewujudkan Kota Cerdas dan Berkelanjutan sebagai Komitmen terhadap Perubahan Iklim. Pembangunan Ibukota Negara (IKN) Baru Indonesia diarahkan pada terwujudnya kota dengan fasilitas infrastruktur yang berkonsep Green, Smart, Beautiful, dan Sustainable. Kemudian pada sesi ketiga ibu Amy Rachmadhani menambahkan penjelasan mengenai Optimalisasi Pengembangan Infrastruktur Strategis dengan Teknologi Digital di PT Hutama Karya (persero).
Pada sesi keempat bapak Dandung Sri Harninto berbicara tentang Peran dan Kontribusi Pelaksana Konstruksi Nasional dalam Membangun Ibukota Negara Baru Indonesia. Bapak Dandung menjelaskan perihal Kebutuhan Infrasrtuktur Dasar yang mana diperkirakan memiliki total pembiayaan infrastruktur yang sangat besar, tentu harapannya anak bangsa dapat turut serta terlibat untuk berkontribusi dalam keseluruhan proses pembangunan proyek skala besar tersebut. Pembangunan IKN Baru Indonesia diharapkan dapat memberi banyak ruang tidak hanya untuk sektor kelas besar melainkan juga sektor-sektor kelas menengah dan kecil yang tentunya perlu lebih diperhatikan. Beliau menegaskan bahwa yang dimaksud dengan Visi Sustainable harapannya tidak hanya ditujukan untuk konsep pembangunan ibukotanya saja tetapi juga memikirkan bagaimana pembangunan IKN baru Indonesia ini mampu membuat sustainable bagi badan usaha dan industri nasionalnya. Selain itu, bapak Dandung juga menambahkan terkait tantangan-tantangan engineering yang akan dihadapi pada pembangunan IKN Baru Indonesia dan harus menjadi concern kita bersama. Jadi, hal-hal seperti itu harus sudah dikaji dan diantisipasi dengan baik sedari awal supaya tidak terjadi masalah-masalah baru yang tidak diinginkan.-